Data Katalog
Jumlah Pengunjung:399
Jenis Bahan Pustaka:Monograf
Nomor Panggil:SD 2011 04
Pengarang: Pusat Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Darat
Judul:Studi Penyusunan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Transportasi Kereta Api
Edisi:Laporan Akhir dan Ringkasan
Penerbitan:Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Kementerian Perhubungan
Deskripsi Fisik:xx, 243 hlm.: il. ; 23 cm
Subjek: Standar Pelayanan Minimal; Kereta Api
Catatan:Abstrak: Pelayanan kereta api di Indonesia selama ini belum bisa dijadikan alternatif bagi pengguna kendaraan pribadi. Secara umum, pelayanan moda transportasi tersebut belum memenuhi kepuasan pengguna. Pengguna moda ini biasanya orang-orang yang tidak mempunyai alternatif moda lain. Hal ini secara langsung maupun tak langsung akan membawa dampak buruk bagi pengguna dan penyedia jasa layanan ini. Para pengguna tidak lagi memperhitungkan keamanan, keselamatan dan kenyamanan diri sendiri apalagi pengguna yang lain. Pihak penyedia jasa belum mempunyai tanggung jawab mempertahankan kualitas pelayanan moda ini apalagi berusaha memperbaiki kualitas pelayanan. Penyedia layanan tersebut beranggapan bahwa dengan pelayanan yang ada, penumpang masih mau menggunakan kereta api. Kondisi ini menyebabkan kinerja angkutan kereta api di Indonesia semakin menurun. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh penyedia layanan moda ini adalah belum ada suatu standar pelayanan yang sangat diperlukan sebagai acuan menjalankan, memperbaiki dan mengevaluasi kualitas layanan. Standar pelayanan tersebut perlu dikembangkan berdasarkan perspektif kepuasan konsumen. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi atribut-atribut pelayanan angkutan kereta api (antarkota dan perkotaan) yang mempengaruhi kepuasan konsumen, mengkaji tingkat kepuasan pengguna layanan kereta api dan menyusun standar pelayanan kereta api perkotaan menurut perspektif konsumen. Penelitian ini dilakukan dengan studi literatur dan survei wawancara guna mengetahui tingkat kepuasan konsumen terhadap layanan kereta api perkotaan di wilayah Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Palembang dan Lampung. Studi literatur dilakukan guna mengidentifikasi konsep kepuasan konsumen, pelayanan angkutan umum dan kualitas pelayanan. Hasil studi literatur ini digunakan untuk menentukan atribut-atribut pelayanan angkutan umum yang mempengaruhi tingkat kepuasan konsumen. Survei wawancara dilakukan terhadap pengguna layanan kereta api perkotaan dan antarkota guna mengidentifikasi harapan pengguna, keadaan nyata layanan kereta api ini dan tingkat kepuasan konsumen. Hasil wawancara ini digunakan sebagai dasar penyusunan dan perumusan standar pelayanan angkutan kereta api antarkota dan perkotaan di Indonesia menurut perspektif kepuasan konsumen. Hasil dari kajian merekomendasikan bahwa pelaksanaan standar pelayanan minimal perlu ditindaklanjuti melalui prosedur operasional standar dan instruksi kerja untuk operator.
ISBN / ISNM / ISSN: Terbitan Sendiri
DDC:SD 2011 04
JUMLAH EKSEMPLAR:5
File:Laporan Akhir.pdf

TAGIND 1IND 2VALUE
001INLIS000000000003592
00520160426040348.0
006
007
008
020##$a Terbitan Sendiri
035##$a 0010-091500000000144
040##$a -
082##$a SD 2011 04
084##
090##$a SD 2011 04
100##$a Pusat Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Darat
245##$a Studi Penyusunan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Transportasi Kereta Api
250##$a Laporan Akhir dan Ringkasan
260##$a Jakarta $b Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Kementerian Perhubungan
300##$a xx, 243 hlm.: il. ; 23 cm
440##
500##$3 Studi Besar $a Abstrak: Pelayanan kereta api di Indonesia selama ini belum bisa dijadikan alternatif bagi pengguna kendaraan pribadi. Secara umum, pelayanan moda transportasi tersebut belum memenuhi kepuasan pengguna. Pengguna moda ini biasanya orang-orang yang tidak mempunyai alternatif moda lain. Hal ini secara langsung maupun tak langsung akan membawa dampak buruk bagi pengguna dan penyedia jasa layanan ini. Para pengguna tidak lagi memperhitungkan keamanan, keselamatan dan kenyamanan diri sendiri apalagi pengguna yang lain. Pihak penyedia jasa belum mempunyai tanggung jawab mempertahankan kualitas pelayanan moda ini apalagi berusaha memperbaiki kualitas pelayanan. Penyedia layanan tersebut beranggapan bahwa dengan pelayanan yang ada, penumpang masih mau menggunakan kereta api. Kondisi ini menyebabkan kinerja angkutan kereta api di Indonesia semakin menurun. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh penyedia layanan moda ini adalah belum ada suatu standar pelayanan yang sangat diperlukan sebagai acuan menjalankan, memperbaiki dan mengevaluasi kualitas layanan. Standar pelayanan tersebut perlu dikembangkan berdasarkan perspektif kepuasan konsumen. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi atribut-atribut pelayanan angkutan kereta api (antarkota dan perkotaan) yang mempengaruhi kepuasan konsumen, mengkaji tingkat kepuasan pengguna layanan kereta api dan menyusun standar pelayanan kereta api perkotaan menurut perspektif konsumen. Penelitian ini dilakukan dengan studi literatur dan survei wawancara guna mengetahui tingkat kepuasan konsumen terhadap layanan kereta api perkotaan di wilayah Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Palembang dan Lampung. Studi literatur dilakukan guna mengidentifikasi konsep kepuasan konsumen, pelayanan angkutan umum dan kualitas pelayanan. Hasil studi literatur ini digunakan untuk menentukan atribut-atribut pelayanan angkutan umum yang mempengaruhi tingkat kepuasan konsumen. Survei wawancara dilakukan terhadap pengguna layanan kereta api perkotaan dan antarkota guna mengidentifikasi harapan pengguna, keadaan nyata layanan kereta api ini dan tingkat kepuasan konsumen. Hasil wawancara ini digunakan sebagai dasar penyusunan dan perumusan standar pelayanan angkutan kereta api antarkota dan perkotaan di Indonesia menurut perspektif kepuasan konsumen. Hasil dari kajian merekomendasikan bahwa pelaksanaan standar pelayanan minimal perlu ditindaklanjuti melalui prosedur operasional standar dan instruksi kerja untuk operator
650##$a Standar Pelayanan Minimal; Kereta Api
700##$a Pusat Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Darat
850##$a BLTPHB
990##$a 0026/SD/2011
990$a 0027/SD/2011
990$a 0028/SD/2011
990$a 0029/SD/2011
990$a 0030/SD/2011

Data Koleksi
Menampilkan 1-5 dari 5 hasil
No. IndukAksesKetersediaanLokasiNomor Barcode
0026/SD/2011Baca ditempat1Perpustakaan Litbang00000008781
0027/SD/2011Baca ditempat1Perpustakaan Litbang00000008783
0028/SD/2011Baca ditempat1Perpustakaan Litbang00000008784
0029/SD/2011Baca ditempat1Perpustakaan Litbang00000008785
0030/SD/2011Baca ditempat1Perpustakaan Litbang00000008786