Data Katalog
Jumlah Pengunjung:449
Jenis Bahan Pustaka:Monograf
Nomor Panggil:SL 2012 05
Pengarang: Pusat Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Laut -- 2012
Judul:Studi penyusunan konsep pedoman di bidang pelayaran
Edisi:Laporan Akhir dan Ringkasan
Penerbitan:Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Kementerian Perhubungan
Deskripsi Fisik:xiv, vi-3 hal. : il. 25x18 hal
Subjek: KOnsep-pedoman-pelayaran
Catatan:ABSTRAK: Keselamatan dan keamanan pelayaran memegang peranan yang sangat penting di negara Indonesia yang wilayahnya merupakan kepulauan. Keselamatan dan keamanan pelayaran merupakan amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. Dalam ketentuan umum dinyatakan bahwa keselamatan dan keamanan pelayaran adalah suatu keadaan terpenuhinya persyaratan keselamatan dan keamanan yang menyangkut angkutan di perairan, kepelabuhanan, dan lingkungan maritim. Dengan menemu kenali berbagai masalah yang ada pada setiap segmen kegiatan baik sarana angkutan laut, kepelabuhanan, dan keselamatan pelayaran, maka diperlukan adanya pedoman di bidang pelayaran agar penyelenggaraan transportasi laut dapat berjalan lebih terpadu, efektif, efisien, aman dan selamat. Selain itu tersedianya pedoman di bidang transportasi laut yang berkaitan dengan sistem keselamatan pelayaran diharapkan dapat meningkatkan pelayanan transportasi laut di Indonesia sehingga kepercayaan masyarakat terhadap jasa transportasi laut semakin meningkat Metode yang digunakan dalam studi ini adalah dengan menggunakan metode studi hukum normatif. Dalam Penelitian Hukum Normatif di lakukan inventarisasi pendapat ahli (baik dari praktik maupun teori) tentang cara bagaimana masalah-masalah itu di atasi, yang selanjutnya disusunlah konsep falsafah dan sistem hukum (asas-asas dan kerangka berpikir). Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan survey dan kunjungan instansional serta di tuliskan secara deskriptif. Dalam pelaksanaan Studi Penyusunan Konsep Pedoman di Bidang Pelayaran terdapat 10 Lingkup Pedoman pelayaran, terdiri dari : Pedoman Pelaksanaan Pemeriksaan Kapal Berangkat dalam Proses Penerbitan Surat Persetujuan Berlayar; Pedoman Penyediaan dan Pemeliharaan Penahan Gelombang Bagi Aparat Otoritas Pelabuhan; Pedoman Pelaksanaan Pengawasan Alur Pelayaran Masuk Pelabuhan; Pedoman Penjamin Kelancaran Arus Barang di Pelabuhan Bagi Aparat Otoritas Pelabuhan; Pedoman Pelaksanaan Pengukuran Kapal kurang dari GT 7 yang Berlayar di Laut Bagi Aparat Pemerintah Kabupaten/Kota; Pedoman Penetapan Rencana Induk Pelabuhan; Pedoman Pelaksanaan Pengawasan, Pencegahan, dan Penanggulangan Pencemaran Tumpahan Minyak dari Kapal; Pedoman pengamanan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran; Pedoman Pelaporan Pengoperasian Kapal pada Trayek Tetap dan Teratur, Trayek Tidak Tetap dan Tidak Teratur; serta Pedoman Penetapan DLKr dan DLKp pada Pelabuhan Pengumpul dan Pengumpan. Dari hasil studi yang dilaksanakan telah disusun menjadi 10 konsep pedoman di bidang pelayaran. Konsep pedoman ini akan dibahas oleh panitia teknis standardisasi Kementrian Perhubungan dan pihak terkait lainnya untuk diajukan menjadi Rancangan SNI (RSNI) maupun peraturan pendukung pemerintah lainnya.
ISBN / ISNM / ISSN: Terbitan Sendiri
DDC:-
JUMLAH EKSEMPLAR:4

TAGIND 1IND 2VALUE
001INLIS000000000002460
00520151109010703.0
006
007
008
020##$a Terbitan Sendiri
035##$a 0010-021500000000244
040##$a -
082##$a -
084##
090##$a SL 2012 05
100##$a Pusat Penelitian Dan Pengembangan Perhubungan Laut
245##$a Studi penyusunan konsep pedoman di bidang pelayaran
250##$a Laporan Akhir dan Ringkasan
260##$a Jakarta $b Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Kementerian Perhubungan $c 2012
300##$a xiv, vi-3 hal. : il. 25x18 hal
440##
500##$3 Studi Besar $a ABSTRAK: Keselamatan dan keamanan pelayaran memegang peranan yang sangat penting di negara Indonesia yang wilayahnya merupakan kepulauan. Keselamatan dan keamanan pelayaran merupakan amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. Dalam ketentuan umum dinyatakan bahwa keselamatan dan keamanan pelayaran adalah suatu keadaan terpenuhinya persyaratan keselamatan dan keamanan yang menyangkut angkutan di perairan, kepelabuhanan, dan lingkungan maritim. Dengan menemu kenali berbagai masalah yang ada pada setiap segmen kegiatan baik sarana angkutan laut, kepelabuhanan, dan keselamatan pelayaran, maka diperlukan adanya pedoman di bidang pelayaran agar penyelenggaraan transportasi laut dapat berjalan lebih terpadu, efektif, efisien, aman dan selamat. Selain itu tersedianya pedoman di bidang transportasi laut yang berkaitan dengan sistem keselamatan pelayaran diharapkan dapat meningkatkan pelayanan transportasi laut di Indonesia sehingga kepercayaan masyarakat terhadap jasa transportasi laut semakin meningkat Metode yang digunakan dalam studi ini adalah dengan menggunakan metode studi hukum normatif. Dalam Penelitian Hukum Normatif di lakukan inventarisasi pendapat ahli (baik dari praktik maupun teori) tentang cara bagaimana masalah-masalah itu di atasi, yang selanjutnya disusunlah konsep falsafah dan sistem hukum (asas-asas dan kerangka berpikir). Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan survey dan kunjungan instansional serta di tuliskan secara deskriptif. Dalam pelaksanaan Studi Penyusunan Konsep Pedoman di Bidang Pelayaran terdapat 10 Lingkup Pedoman pelayaran, terdiri dari : Pedoman Pelaksanaan Pemeriksaan Kapal Berangkat dalam Proses Penerbitan Surat Persetujuan Berlayar; Pedoman Penyediaan dan Pemeliharaan Penahan Gelombang Bagi Aparat Otoritas Pelabuhan; Pedoman Pelaksanaan Pengawasan Alur Pelayaran Masuk Pelabuhan; Pedoman Penjamin Kelancaran Arus Barang di Pelabuhan Bagi Aparat Otoritas Pelabuhan; Pedoman Pelaksanaan Pengukuran Kapal kurang dari GT 7 yang Berlayar di Laut Bagi Aparat Pemerintah Kabupaten/Kota; Pedoman Penetapan Rencana Induk Pelabuhan; Pedoman Pelaksanaan Pengawasan, Pencegahan, dan Penanggulangan Pencemaran Tumpahan Minyak dari Kapal; Pedoman pengamanan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran; Pedoman Pelaporan Pengoperasian Kapal pada Trayek Tetap dan Teratur, Trayek Tidak Tetap dan Tidak Teratur; serta Pedoman Penetapan DLKr dan DLKp pada Pelabuhan Pengumpul dan Pengumpan. Dari hasil studi yang dilaksanakan telah disusun menjadi 10 konsep pedoman di bidang pelayaran. Konsep pedoman ini akan dibahas oleh panitia teknis standardisasi Kementrian Perhubungan dan pihak terkait lainnya untuk diajukan menjadi Rancangan SNI (RSNI) maupun peraturan pendukung pemerintah lainnya
650##$a KOnsep-pedoman-pelayaran
700##$a Pusat Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Laut $f 2012
850##$a BLTPHB
990##$a 0021/SU/2012
990$a 0024/SU/2012
990$a 0023/SU/2012
990$a 0022/SU/2012

Data Koleksi
Menampilkan 1-4 dari 4 hasil
No. IndukAksesKetersediaanLokasiNomor Barcode
0021/SU/2012Standar (dapat dipinjam)1Perpustakaan Litbang00000004759
0022/SU/2012Standar (dapat dipinjam)1Perpustakaan Litbang00000004760
0023/SU/2012Standar (dapat dipinjam)1Perpustakaan Litbang00000004761
0024/SU/2012Standar (dapat dipinjam)1Perpustakaan Litbang00000004762