Data Katalog
Jumlah Pengunjung:301
Jenis Bahan Pustaka:Monograf
Nomor Panggil:SL 2013 15
Pengarang: -
Judul:Studi kebutuhan tambahan kapal perintis dalam rangka meningkatkan konektivitas di kawasan timur Indonesia
Edisi:Laporan Akhir dan Ringkasan
Penerbitan:Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Kementerian Perhubungan
Deskripsi Fisik:v, VI-2 hlm.: il. ; 25 cm
Subjek: Kapal Perintis-Kawasan Timur-Koneksi
Catatan:Abstrak: Studi ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi kebutuhan tambahan kapal perintis dalam rangka meningkatkan konektivitas di Kawasan Timur Indonesia. Sedangkan tujuannya adalah tersusunnya strategi kebutuhan tambahan kapal perintis dalam rangka meningkatkan konektivitas di Kawasan Timur Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, analisis konektivitas. Hasil dari studi ini adalah Untuk pelayanan perintis di Pulau terluar, sudah hampir semua terlayani, hanya sekitar 5 pulau yang belum terlayani yaitu Pulau Batek dan Dana Rote di Povinsi NTT, Jiew (Yiew) di Provinsi Maluku Utara, Pulau Bras di Provinsi Papua serta Pulau Metimarang di Provinsi Maluku. Untuk pelayanan di Kabupaten daerah tertinggal, secara umum sudah hampir seluruh daerah tertinggal dilayani oleh angkutan laut perintis, Provinsi yang daerah tertinggalnya yang terendah dilayani oleh angkutan laut perintis adalah provinsi Sulawesi Selatan yang hanya dilayani sebesar 12,5%. Kebutuhan kapal untuk jangka pendek sebanyak 12 (dua belas) kapal, untuk jangka menengah sebanyak 15 (lima belas) kapal, dan untuk jangka panjang dibutuhkan penambahan 6 (enam) kapal Kata kunci: kapal perintis, konektivitas, Kawasan Timur Indonesia.
ISBN / ISNM / ISSN: Terbitan Sendiri
DDC:-
JUMLAH EKSEMPLAR:4

TAGIND 1IND 2VALUE
001INLIS000000000002420
00520151106142734.0
006
007
008
020##$a Terbitan Sendiri
035##$a 0010-021500000000205
040##$a -
082##$a -
084##
090##$a SL 2013 15
100##$a Pusat Penelitian Pengembangan Perhubungan Laut
245##$a Studi kebutuhan tambahan kapal perintis dalam rangka meningkatkan konektivitas di kawasan timur Indonesia
250##$a Laporan Akhir dan Ringkasan
260##$a Jakarta $b Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Kementerian Perhubungan $c 2013
300##$a v, VI-2 hlm.: il. ; 25 cm
440##
500##$a Abstrak: Studi ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi kebutuhan tambahan kapal perintis dalam rangka meningkatkan konektivitas di Kawasan Timur Indonesia. Sedangkan tujuannya adalah tersusunnya strategi kebutuhan tambahan kapal perintis dalam rangka meningkatkan konektivitas di Kawasan Timur Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, analisis konektivitas. Hasil dari studi ini adalah Untuk pelayanan perintis di Pulau terluar, sudah hampir semua terlayani, hanya sekitar 5 pulau yang belum terlayani yaitu Pulau Batek dan Dana Rote di Povinsi NTT, Jiew (Yiew) di Provinsi Maluku Utara, Pulau Bras di Provinsi Papua serta Pulau Metimarang di Provinsi Maluku. Untuk pelayanan di Kabupaten daerah tertinggal, secara umum sudah hampir seluruh daerah tertinggal dilayani oleh angkutan laut perintis, Provinsi yang daerah tertinggalnya yang terendah dilayani oleh angkutan laut perintis adalah provinsi Sulawesi Selatan yang hanya dilayani sebesar 12,5%. Kebutuhan kapal untuk jangka pendek sebanyak 12 (dua belas) kapal, untuk jangka menengah sebanyak 15 (lima belas) kapal, dan untuk jangka panjang dibutuhkan penambahan 6 (enam) kapal Kata kunci: kapal perintis, konektivitas, Kawasan Timur Indonesia
650##$a Kapal Perintis-Kawasan Timur-Koneksi
700##$j -
850##$a BLTPHB
990##$a 0051/SL/2013
990$a 0052/SL/2013
990$a 0053/SL/2013
990$a 0054/SL/2013

Data Koleksi
Menampilkan 1-4 dari 4 hasil
No. IndukAksesKetersediaanLokasiNomor Barcode
0052/SL/2013Standar (dapat dipinjam)1Perpustakaan Litbang00000004543
0053/SL/2013Standar (dapat dipinjam)1Perpustakaan Litbang00000004544
0054/SL/2013Standar (dapat dipinjam)1Perpustakaan Litbang00000004545
0055/SL/2013Standar (dapat dipinjam)1Perpustakaan Litbang00000004546